Saya hanya merindukanmu. Ketika kita mampu berdebat hebat dihadapan orang lain, sampai terpingkal karena ulahmu. Saya mampu memendam perasaan rindu saya sampai puluhan tahun kedepan, yang penting kamu tetap disini dan tak bergeser sesentipun dari pijakanmu. Saya tidak paham bagaimana cara menyampaikan perasaan rindu saya. Saya tahu kamu disana dan tidak pernah pergi. Saya hanya mampu berharap dalam do'a. Tenanglah dan tetaplah disana! Karena namamu ada dalam do'aku.
Sahabat juga boleh pelukan kan ya?
Tunggu sampai saya bisa temui kamu! Apapun keadaanmu.
RRD


0 comments:
Posting Komentar