Nafasmu dan Nafasku

by 01.11.00 0 comments

Terasa dalam hitungan tahun demi tahun yang terus berlalu
Terasa manis disetiap khayal dalam fantasi
Tersirat simpul senyumku dan senyummu disetiap nafas yang berbeda langit
Bertahun-tahun tertanam dalam hati yang tercambuk api asmara dusta
Saling mencintai, namun tak pernah mengetahui
Teriris rindu bagai daun talas kering tak berair
Bertemulah kami dengan lain hati yang memberi sekat bagi dusta ini
Bicaralah sayang..
Maka aku akan tau apa yang kau maksud dusta
Sudahlah..
Kini aku paham..
Nafasmu di bawah langitmu
Begitupun aku
Namun nanti..
Jangan pula kau patahkan alur asmara dusta ini menjadi dusta kekal saat takdir bicara kita bukan dusta
Maka raihlah aku bagai rusuk mu kelak.

RRD

Resiskaerde

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 comments:

Posting Komentar