Banyak di sekitar kita yang mulai menggantungkan sebagian kegiatan juga sebagian sosialisasi mereka terhadap handphone.
Based on my experience, dikegiatan saya yang setiap harinya memerlukan kereta sebagai alat transportasi saya. Setiap kali saya menggunakan kereta dengan rute bulak-balik Serpong - Jkt saya memperhatikan setiap orang yang juga sebagai penumpang di kereta yang saya naiki. Banyak yang sibuk tertidur tidak pulas, banyak pula yang sedikit 'autis' menurut saya. Karena orang-orang yang saya bilang 'autis' tsb adalah orang-orang yang bisa berdiri kokoh di dalam gerbong kereta yang berjubal tanpa berpegangan pada pegangan yang bergantung di sisi kereta. Bahkan mereka sibuk dengan gadget masing-masing. Ada yang sibuk membaca berita di media internet, ada yang sibuk berkomunikasi melalui jejaring sosial, ada yang mendengarkan musik, dan yang paling saya anggap autis adalah ada yang sempat-sempatnya menggunakan gadget mereka untuk bermain game online, yang padahal menurut saya hal tersebut yang dilakukan di kereta cukup merugikan orang lain, karena ketika keadaan kereta yang sangat padat tanpa mereka berpegangan mereka akan mudah terjatuh atau hanya sekedar tergeser karena guncangan kereta dan berakibat merugikan orang lain yang terhimpit karena ulah beberapa orang yang 'mendewakan' gadgetnya.
Those are autism of gadget


0 comments:
Posting Komentar